“Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, ada orang yang benar-benar memanfaatkan waktunya hingga dia berhasil menjadi Dokter, Profesor atau Hafidz. Namun, ada juga orang yang sukses membuang waktunya dengan sia-sia.”
Sore itu di toko buku, otakku berusaha habis-habisan untuk menolak setuju dengan kata-kata itu. Seolah dia tahu itu akan merusak kenikmatan kebiasaan membuang-buang waktu yang telah berjalan sekitar 20-an tahun terakhir.
Saat menulis ini pun, usahanya belum berakhir. Ego rebahanku semakin lantang untuk menolak dan menghentikanku membicarakan tentang hal itu di sini.
Jelas aku tidak menyerah. Aku akan memeranginya.
Baiklah, mari kita mulai. Jadi begini…
